REVIEW JURNAL 1

Tema / Topik

Perilaku Seks

Judul, Pengarang, Tahun

PERBEDAAN SIKAP TERHADAP PERILAKU SEKS MAYA BERDASARKAN JENIS KELAMIN PADA DEWASA AWAL yang dibuat oleh Ida Ayu Putu Sri Andini pada tahun 2007

Latar Belakang & Masalah

Internet sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup manusia. Melalui internet manusia dapat mencari dan mendapatkan berbagai macam dan layanan informasi dalam berbagai bidang. Termasuk informasi yang mungkin mempunyai efek negatif terhadap manusia. Dan yang paling baru, kontrovesial, fenomenal dan menarik adalah kehadiran seks maya. Seks maya adalah sebuah layanan yang memberikan beragam informasi seksual. Seks maya hadir dalam berbagai bentuk seperti situs-situs porno, ruang mengobrol yang memuat obrolan erotis (cerita seks dewasa), kamera situs sebagai layanan interaktif seksual dan sebagainya. Secara umum, kita sudah ketahui bahwa pria dan wanita memiliki perbedaan yang mencolok saat melihat, mebicarakan atau menyikapi sesuatu yang berbau tentang seks.

Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk menguji seberapa besar perbedaan sikap seseorang saat melihat seks maya berdasarkan pada jenis kelamin.

Metodologi Penelitian

  • Variable

Menggunakan variabel terikat yaitu sikap terhadap seks maya (Y) dan variabel bebasnya adalah jenis kelamin (X).

  • Data

Penelitian dilakukan terhadap 100 mahasiswa di Universitas Gunadarma. Data didapat dari penyebaran kueisioner. Penyebaran kuesioner dilakukan dengan terlebih dahulu menunjukkan komponen seks maya seperti gambar porno, teks erotik, obrolan panas dan kamera situs kepada responden.

  • Tahapan Penelitian

Uji validitas dan reliability, uji normalitas, uji sampel bebas, dan untuk mengukur sikap terhadap seks maya digunakan skala Likert.

  • Model Penelitian

Metode observasi dan survei

Hasil dan Kesimpulan

Berdasarkan data yang didapat dan telah diolah, didapat hasil bahwa pria dan wanita pada masa dewasa awal (18-28 tahun) memiliki perbedaan sikap terhadap seks maya. Ini disebabkan oleh faktor biologis dan psikologis. Bila dilihat dari faktor biologis perubahan hormonal pada pria yakni dengan meningkatnya hormon testosteron dapat membangkitkan minat yang tinggi terhadap hal yang berkaitan dengan seksual. Berbeda dengan wanita, bila hormon estrogen meningkat hal tersebut tidak memberikan dampak yang berarti. Selain itu secara psikis pria umumnya lebih agresif, sangat aktif, sangat berterus terang dan tidak malu untuk membicarakan masalah seks. Berbeda halnya dengan wanita yang tidak agresif, pasif, malu-malu dan merasa tidak bebas untuk membicarakan masalah seks. Dan pria memiliki sikap lebih positif terhadap seks maya jika dibandingkan dengan wanita. Namun, secara umum, pria dan wanita memilki sikap yang cenderung negatif terhadap sesuatu yang berbau seksual. Pria dan wanita masih tertutup terhadap seks. Ini dikarenakan faktor budaya dan agama.

Saran dan usulan lanjutan

Untuk penelitian lanjutan disarankan untuk juga mencantumkan faktor sosial dan lingkungan pergaulan dalam meneliti seberapa besar perbedaan sikap antar pria dan wanita terhadap seks. Karena lingkungan sosial dan pergaulan juga menentukan besar perbedaan sikap sesorang terhadap hal yang berbau seks.